Monday, February 2, 2009

Dari Abi Umamah Al-Bahiliy, beliau
berkata: "Rasululah s.a.w telah
berkhutbah di hadapan kami. Dalam
khutbahnya itu Baginda banyak menyentuh
masalah Dajjal. Baginda telah bersabda:
"Sesungguhnya tidak ada fitnah
(kerosakan) di muka bumi yang paling
hebat selain daripada fitnah yang dibawa
oleh Dajjal. Setiap Nabi yang diutus
oleh Allah SWT ada mengingatkan>kaumnya
tentang Dajjal. Aku adalah nabi yang
terakhir sedangkan kamu adalahumat yang
terakhir. Dajjal itu tidak mustahil
datang pada generasi(angkatan) kamu.
Seandainya dia datang sedangkan aku
masih ada di tengah-tengah kamu, maka
aku adalah sebagai pembela bagi setiap
mukmin. Kalau dia datang sesudah
kematianku, maka setiap orang menjaga
dirinya.Dan sebenarnya Allah SWT akan
menjaga orang-orang mukmin.
"Dajjal itu akan datang nanti dari satu
tempat antara Syam dan Irak. Dan
mempengaruhi manusia dengan begitu cepat
sekali. Wahai hamba Allah, wahai
manusia, tetaplah kamu. Di sini akan
saya terangkan kepada kamu
ciri-ciriDajjal, yang belum diterangkan
oleh nabi-nabi sebelumku kepada umatnya.
"Pada mulanya nanti Dajjal itu mengaku
dirinya sebagai nabi. Ingatlah, tidak
ada lagi nabi sesudah aku. Setelah itu
nanti dia mengaku sebagai Tuhan.
Ingatlah bahawa Tuhan yang benar tidak
mungkin kamu lihat sebelum kamu mati.
Dajjal itu cacat matanya sedangkan Allah
SWT tidak cacat, bahkan tidak sama
dengan baharu. Dan juga di antara dua
mata Dajjal itu tertulis KAFIR, yang
dapat dibaca oleh setiap mukmin yang
pandai membaca atau buta huruf.
"Di antara fitnah Dajjal itu juga dia
membawa syurga dan neraka. Nerakanya itu
sebenarnya syurganya sedangkan syurganya
itu neraka, yakni panas. Sesiapa di
antara kamu yang disiksanya dengan
nerakanya, hendaklah dia meminta
pertolongan kepada Allah dan hendaklah
dia membaca pangkal surah Al-Kahfi, maka
nerakanya itu akan sejuk sebagaimana api
yang membakar Nabi Ibrahim itu menjadi
sejuk.
"Di antara tipu dayanya itu juga dia
berkata kepada orang Arab:
"Seandainya aku sanggup menghidupkan
ayah atau ibumu yang sudah lama
meninggal dunia itu, apakah engkau
mengaku aku sebagai Tuhanmu?" Orang Arab
itu akan berkata: "Tentu." Maka syaitan
pun datang menyamar seperti ayah atau
ibunya.
Rupanya sama, sifat-sifatnya sama dan
suaranya pun sama. Ibu-bapanya berkata
kepadanya: "Wahai anakku, ikutilah dia,
sesungguhnya dialah Tuhanmu."
"Di antara tipu dayanya juga dia tipu
seseorang, yakni dia bunuh dan dia belah
dua. Setelah itu dia katakan kepada
orang ramai: "Lihatlah apa yang akan
kulakukan terhadap hambaku ini, sekarang
akan kuhidupkan dia semula.
Dengan izin Allah orang mati tadi hidup
semula. Kemudian Laknatullah Alaih itu
bertanya: "Siapa Tuhanmu?" Orang yang
dia bunuh itu, yang kebetulan orang
beriman, menjawab: "Tuhanku adalah
Allah, sedangkan engkau adalah musuh
Allah." Orang itu bererti lulus dalam
ujian Allah dan dia termasuk orang yang
paling tinggi darjatnya di syurga."
Kata Rasulullah s.a.w lagi: "Di antara
tipu dayanya juga dia suruh langit
supaya menurunkan hujan tiba-tiba hujan
pun turun. Dia suruh bumi supaya
mengeluarkan tumbuh-tumbuhannya
tiba-tiba tumbuh. Dan termasuk ujian
yang paling berat bagi manusia, Dajjal
itu datang ke perkampungan orang-orang
baik dan mereka tidak mengakunya sebagai
Tuhan, maka disebabkan yang demikian itu
tanam-tanaman dan ternakan mereka tidak
menjadi.
"Dajjal itu datang ke tempat orang-orang
yang percaya kepadanya dan penduduk
kampung itu mengakunya sebagai Tuhan.
Disebabkan yang demikian hujan turun di
tempat mereka dan tanam-tanaman mereka
pun menjadi. "Tidak ada kampung atau
daerah di dunia ini yang tidak didatangi
Dajjal kecuali Makkah dan Madinah.
Kedua-dua kota itu tidak dapat ditembusi
oleh Dajjal kerana dikawal oleh
Malaikat. Dia hanya berani menginjak
pinggiran Makkah dan Madinah. Namun
demikian ketika Dajjal datang ke
pergunungan di luar kota Madinah, kota
Madinah bergoncang seperti gempa bumi.
Ketika itu orang-orang munafik kepanasan
seperti cacing dan tidak tahan lagi
tinggal di Madinah. Mereka keluar dan
pergi bergabung dengan orang-orang yang
sudah menjadi pengikut Dajjal. Inilah
yang dikatakan hari pembersihan kota
Madinah.
Dalam hadis yang lain, "di antara fitnah
atau tipu daya yang dibawanya itu,
Dajjal itu lalu di satu tempat kemudian
mereka mendustakannya (tidak beriman
kepadanya), maka disebabkan yang
demikian itu tanam-tanaman mereka tidak
menjadi dan hujan pun tidak turun di
daerah mereka. Kemudian dia lalu di satu
tempat mengajak mereka supaya beriman
kepadanya. Mereka pun beriman kepadanya.
Maka disebabkan yang demikian itu Dajjal
menyuruh langit supaya menurunkan
hujannya dan menyuruh bumi supaya
menumbuhkan tumbuh-tumbuhannya. Maka
mereka mudah mendapatkan air dan
tanam-tanaman mereka subur."
Dari Anas bin Malik, katanya Rasulullah
s.a.w bersabda: "Menjelang turunnya
Dajjal ada tahun-tahun tipu daya, iaitu
tahun orang-orang pendusta dipercayai
orang dan orang jujur tidak dipercayai.
Orang yang tidak amanah dipercayai dan
orang amanah tidak dipercayai."
Dari Jabir bin Abdullah, katanya
Rasulullah s.a.w ada bersabda: "Bumi
yang paling baik adalah Madinah. Pada
waktu datangnya Dajjal nanti ia dikawal
oleh malaikat. Dajjal tidak sanggup
memasuki Madinah. Pada waktu datangnya
Dajjal (di luar Madinah), kota Madinah
bergegar tiga kali. Orang-orang munafik
yang ada di Madinah (lelaki atau
perempuan) bagaikan cacing kepanasan
kemudian mereka keluar meninggalkan
Madinah. Kaum wanita adalah yang paling
banyak lari ketika itu. Itulah yang
dikatakan hari pembersihan. Madinah
membersihkan kotorannya seperti tukang
besi membersihkan karat-karat besi."
Diriwayatkan oleh Ahmad, hadis yang
diterima dari Aisyah r.a. mengatakan:
"Pernah satu hari Rasulullah s.a.w masuk
ke rumahku ketika aku sedang menangis.
Melihat saya menangis beliau bertanya:
"Mengapa menangis?" Saya menjawab: "Ya
Rasulullah, engkau telah menceritakan
Dajjal, maka saya takut mendengarnya."
Rasulullah s.a.w berkata: "Seandainya
Dajjal datang pada waktu aku masih
hidup, maka aku akan menjaga kamu dari
gangguannya. Kalau dia datang setelah
kematianku, maka Tuhan kamu tidak buta
dan cacat."
Dari Jabir bin Abdullah, katanya
Rasulullah s.a.w bersabda: "Dajjal
muncul pada waktu orang tidak berpegang
kepada agama dan jahil tentang agama.
Pada zaman Dajjal ada empat puluh hari,
yang mana satu hari terasa bagaikan
setahun, ada satu hari yang terasa
bagaikan sebulan, ada satu hari yang
terasa satu minggu, kemudian hari-hari
berikutnya seperti hari biasa."
Ada yang bertanya: "Ya Rasulullah,
tentang hari yang terasa satu tahun itu,
apakah boleh kami solat lima waktu
juga?" Rasulullah s.a.w menjawab:
"Ukurlah berapa jarak solat yang lima
waktu itu." Menurut riwayat Dajjal itu
nanti akan berkata: "Akulah Tuhan
sekalian alam, dan matahari ini berjalan
dengan izinku. Apakah kamu bermaksud
menahannya?" Katanya sambil ditahannya
matahari itu, sehingga satu hari lamanya
menjadi satu minggu atau satu bulan.
Setelah dia tunjukkan kehebatannya
menahan matahari itu, dia berkata kepada
manusia: "Sekarang apakah kamu ingin
supaya matahari itu berjalan?" Mereka
semua menjawab: "Ya, kami ingin." Maka
dia tunjukkan lagi kehebatannya dengan
menjadikan satu hari begitu cepat berjalan.
Menurut riwayat Muslim, Rasulullah s.a.w
bersabda: "Akan keluarlah Dajjal kepada
umatku dan dia akan hidup di
tengah-tengah mereka selama empat puluh.
Saya sendiri pun tidak pasti apakah
empat puluh hari, empat puluh bulan atau
empat puluh tahun. Kemudian Allah SWT
mengutus Isa bin Maryam yang rupanya
seolah-olah Urwah bin Mas'ud dan
kemudian membunuh Dajjal itu."
Dan menurut ceritanya setelah munculnya
Dajjal hampir semua penduduk dunia
menjadi kafir, yakni beriman kepada
Dajjal. Menurut ceritanya orang yang
tetap dalam iman hanya tinggal 12,000
lelaki dan 7,000 kaum wanita.

Sabda Rasulullah : "Sebarkanlah walau
seayat."

1 comment:

for my frenz~


It's not about who you have known...




music